Seputar Vitamin C dan Daya Tahan Tubuh

Topik mengenai peningkatan daya tahan tubuh tentunya bukan hal yang asing belakangan ini. Terutama di tengah masa pandemi seperti sekarang; baik media televisi, cetak maupun online membahas pentingnya kita menjaga daya tahan tubuh untuk mencegah tertularnya berbagai macam penyakit. Salah satu upaya yang sering didengar adalah memenuhi kebutuhan nutrisi, sebut saja vitamin C. Nah, apakah anjuran mengonsumsi vitamin C untuk memperkuat daya tahan tubuh ini benar? Dan berapa banyak vitamin C yang dibutuhkan setiap harinya?

 

Untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal, tubuh memerlukan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia merekomendasikan pola asupan nutrisi seimbang lewat program “piring makanku”. Dalam piring makanku, dijelaskan bahwa, idealnya makanan kita terdiri atas sumber karbohidrat, protein, lemak serta vitamin dan mineral, yang bisa diperoleh dari buah dan sayur. Salah satu vitamin yang sering dikaitkan dengan daya tahan tubuh adalah vitamin C.

 

Vitamin C adalah salah satu nutrisi mikro larut air yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh; artinya, pemenuhan akan vitamin ini hanya bisa diperoleh dari asupan makanan. Vitamin C turut berperan dalam proses pembentukan antibodi dan meningkatkan aktivitas sel imun. Selain itu, salah satu peran vitamin C juga dapat menetralisir racun yang dihasilkan oleh bakteri tertentu sehingga risiko infeksi dapat ditekan. Vitamin C juga dapat membantu mengurangi dan meringankan gejala infeksi jika dikonsumsi saat gejala mulai muncul. Kekurangan vitamin C berkaitan dengan penyakit scurvy yang dapat berbahaya. Scurvy berkaitan dengan terganggunya proses penyembuhan luka dan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih rentan terinfeksi berbagai macam penyakit, seperti infeksi saluran pernapasan1,2,3,4.

 

Kemenkes Indonesia sudah menetapkan Angka Kebutuhan Gizi (AKG) Vitamin C sebesar 90 mg per hari untuk pria dan 75 mg per hari untuk wanita5. Namun, terdapat orang-orang tertentu dengan kebutuhan khusus sehingga membutuhkan jumlah asupan vitamin C yang lebih tinggi, seperti pada perokok (aktif maupun pasif), ibu hamil dan menyusui, orang pasca operasi serta yang sedang dalam kondisi sakit. Kebutuhan vitamin C pun harus dipenuhi secara rutin dan teratur karena terbatasnya kapasitas tubuh dalam menyimpan cadangan vitamin yang larut air4.

 

Jadi, sudah jelas kan pentingnya untuk selalu mencukupi kebutuhan vitamin C supaya daya tahan tubuh kamu tetap terjaga? Penuhi 100% kebutuhan Vitamin C kamu dengan konsumsi buah dan sayur. Selain itu, kamu juga bisa mencukupi kebutuhan Vitamin C kamu dengan minum Nutrisari. Dengan kandungan 100% AKG, satu sachet Nutrisari sudah mencukupi kebutuhan harian Vitamin C kamu lho!

 

 

 

References:

  1. Bei, R. (2013). Effects of Vitamin C on health: a review of evidence. Frontiers in Bioscience, 18(3), 1017. doi:10.2741/4160
  2. Yussif, N. (2019). Vitamin C. Vitamin C - an Update on Current Uses and Functions. doi:10.5772/intechopen.81783
  3. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/#en30
  4. Carr, A. C., & Maggini, S. (2017). Vitamin C and Immune Function. Nutrients, 9(11), 1211. https://doi.org/10.3390/nu9111211

Kementerian Kesehatan Indonesia. 2019. Angka Kecukupan Gizi Orang Indonesia

Share Article:

Copyright © 2018 Nutrimart. All rights reserved.